Masyarakat Berdaya dan Inovasi https://www.mayadani.org/index.php/MAYADANI <div id="group"> <div id="group"><hr /> <table style="height: 189px; width: 100%;" width="100%" bgcolor="#f0f0f0"> <tbody> <tr style="height: 17px;"> <td style="height: 17px; width: 23.3808%;" width="20%">Journal title</td> <td style="height: 17px; width: 56.6192%;" width="60%"><a href="https://mayadani.org/index.php/MAYADANI" target="_blank" rel="noopener"><strong>Masyarakat Berdaya dan Inovasi</strong></a></td> <td style="height: 189px; width: 20%;" rowspan="9" valign="top" width="20%"><img src="https://mayadani.org/public/site/images/admin/homepageimage-en-us-2.jpg" alt="" width="913" height="1280" /></td> </tr> <tr style="height: 17px;"> <td style="height: 17px; width: 23.3808%;" width="20%">Initials</td> <td style="height: 17px; width: 56.6192%;" width="60%"><strong>Mayadani</strong></td> </tr> <tr style="height: 17px;"> <td style="height: 17px; width: 23.3808%;" width="20%">Abbreviation</td> <td style="height: 17px; width: 56.6192%;" width="60%"><strong>Masy. Berdaya. dan Inov.</strong></td> </tr> <tr style="height: 17px;"> <td style="height: 17px; width: 23.3808%;" width="20%">Frequency</td> <td style="height: 17px; width: 56.6192%;" width="60%"><a href="https://mayadani.org/index.php/MAYADANI/issue/archive" target="_blank" rel="noopener"><strong>2 issues per year (April and October)</strong></a></td> </tr> <tr style="height: 17px;"> <td style="height: 17px; width: 23.3808%;" width="20%">DOI</td> <td style="height: 17px; width: 56.6192%;" width="60%"><strong>Prefix 10.33292 by <img style="width: 100px;" src="http://ijain.org/public/site/images/apranolo/Crossref_Logo_Stacked_RGB_SMALL.png" alt="" /></strong></td> </tr> <tr style="height: 17px;"> <td style="height: 17px; width: 23.3808%;" width="20%">ISSN</td> <td style="height: 17px; width: 56.6192%;" width="60%"><strong><a href="http://u.lipi.go.id/1585717707" target="_blank" rel="noopener">2721-8228</a> (online) </strong></td> </tr> <tr style="height: 17px;"> <td style="height: 17px; width: 23.3808%;" width="20%">Editor-in-chief</td> <td style="height: 17px; width: 56.6192%;" width="60%"> <a href="https://www.scopus.com/authid/detail.uri?authorId=57466228800" target="_blank" rel="noopener"><strong>Ari Setiawan</strong></a></td> </tr> <tr style="height: 35px;"> <td style="height: 35px; width: 23.3808%;" width="20%">Publisher</td> <td style="height: 35px; width: 56.6192%;" width="60%"><strong><a href="http://www.ressi.id/" target="_blank" rel="noopener">Research and Social Study Institute</a></strong></td> </tr> <tr style="height: 35px;"> <td style="height: 35px; width: 23.3808%;" width="20%">Citation Analysis</td> <td style="height: 35px; width: 56.6192%;" width="60%"><strong><a href="https://scholar.google.co.id/citations?hl=en&amp;user=PCwAeTQAAAAJ&amp;view_op=list_works&amp;gmla=AJsN-F4_WLtyeviEPoW5i2E9kAk0XZVo4Qq4S6yzVB4etoq98sITcpyDmPGpRQRIf1zaPiyCqHqzfXTQs8nJKeThPgAXlanTJ9g4M7tuqwPeSmZTFQ2-ysA">Google Scholar </a>| <a href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/18081">Garuda</a></strong></td> </tr> </tbody> </table> <hr /> <div align="justify"> <p><strong>Masyarakat Berdaya dan Inovasi is a Journal of Community Engagement</strong>, with registered number <strong>ISSN <a href="http://u.lipi.go.id/1585717707" target="_blank" rel="noopener">2721-8228</a></strong>, which is a scientific multidisciplinary journal published by <strong>Research and Social Study Institute</strong>. It is at the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services.</p> </div> <p style="text-align: justify;"><strong>Masyarakat Berdaya dan Inovasi</strong> contains various activities in handling and managing various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in the community. The implementation of service activities also involves community and partner participation. Service activities are organized into activities that aim to improve the welfare of the community.</p> </div> </div> Research and Social Study Institute en-US Masyarakat Berdaya dan Inovasi 2721-8228 Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Ditinjau Dari Undang-Undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999 dan POJK Nomor 77/POJK.01/2016 Tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Tehnologi Informasi https://www.mayadani.org/index.php/MAYADANI/article/view/184 <p>Kampung Baru adalah Kelurahan yang berada di Kecamatan Labuan Ratu, Kota Bandar Lampung, dengan luas wilayah 183,75 m2 dan berpenduduk 1.092.506. Penduduk di Kelurahan Kampung Baru terdiri dari berbagai profesi dan aktif dalam berbagai organisasi. Untuk memenuhi kebutuhan hidup selaku konsumen warga di Kelurahan Kampung Baru sebagian melakukan kegiatan usaha, baik secara mandiri maupun berkelompok. Permasalahan yang terjadi pada penduduk di Kelurahan Kampung Baru adalah kurangnya pemahaman terhadap hak-hak konsumen dalam memenuhi kebutuhan hidup, sehingga banyak persoalan kerugian yang dialami warga seperti pembelian Online melalui facebook, peminjaman secara Online melalui pinjol sampai dengan tindakan perbuatan melawan hukum pengembang perumahan dalam perjanjian jual beli rumah secara kredit akibat dari perbuatan pelaku usaha yang merugikan konsumen. Solusi permasalahan terhadap situasi ini adalah perlunya sosialisasi Undang-Undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999 dan POJK Nomor: 77/POJK.01/2016 tentang layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi agar para warganya dapat memahami hak-hak konsumen dan penyelesaiannya apabila terjadi kerugian. Metode dalam pengabdian pada masyarakat ini berupa penyuluhan pentingnya perlindungan hukum terhadap konsumen ditinjau dari Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dan POJK Nomor: 77/POJK.01/2016 tentang layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi bekerjasama dengan mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu Lembaga Bantuan Hukum Sejahtera Bersama Lampung (SBL) yang dihadiri oleh 80 audiens bertempat di Aula Kantor Kelurahan Kampung Kecamatan Labuan Ratu, Kota Bandar Lampung. Hasil yang ingin&nbsp; dicapai adalah warga di Kelurahan Kampung Baru dapat memahami urgensi perlindungan hukum terhadap konsumen dan Target luaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa terbitnya artikel dan publikasi jurnal terakreditasi</p> Lina Maulidiana Ahmad Arif Zulfikar Ihwana As'ad Satriya Nugraha Nurasiah Nurhidayati Selvia Nuriasari Copyright (c) 2026 Lina Maulidiana, Ahmad Arif Zulfikar, Ihwana As'ad, Satriya Nugraha, Nurasiah, Nurhidayati, Selvia Nuriasari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-10-13 2025-10-13 6 2 10.33292/mayadani.v6i2.184 Peran Parenting Komunikasi Efektif Keluarga Di Era Digital Bagi Ibu-Ibu Pkk Di Desa Grinting, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo https://www.mayadani.org/index.php/MAYADANI/article/view/247 <div> <p class="IsiAbstrak"><span lang="EN-US">Perkembangan teknologi digital telah memengaruhi pola komunikasi keluarga, terutama antara orang tua dan anak. Tantangan terbesar dalam pengasuhan modern adalah menjaga kedekatan emosional di tengah dominasi gawai dan media sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat peran parenting komunikasi efektif keluarga di era digital bagi ibu-ibu PKK di Desa Grinting, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan komunikasi digital pada ibu-ibu PKK di Desa Grinting, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. Metode yang digunakan dalam pengabdian pada masyarakat ini ialah strategi participatory action research. Startegi participatory action research menggunakan lima tahapan diantaranya; 1) inform (penyuluhan), 2) consult (diskusi), 3) involve (melibatkan), 4) collaborate (kerjasama), 5) empower (memberdayakan). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya komunikasi terbuka, pengawasan digital yang bijak, serta penggunaan teknologi sebagai sarana komunikasi positif dengan anak. Program ini memberikan dampak nyata dalam membangun kesadaran literasi digital keluarga serta memperkuat peran ibu dalam menciptakan komunikasi keluarga yang efektif di era digital.</span></p> </div> Hartono Hartono Muwakhidah Muwakhidah Ayong Lianawati Elia Firda Mufidah Arya Pranasyah Daniswara Copyright (c) 2025 Hartono Hartono, Muwakhidah Muwakhidah, Ayong Lianawati, Elia Firda Mufidah, Arya Pranasyah Daniswara https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-11-14 2025-11-14 6 2 1 7 10.33292/mayadani.v6i2.247 Pengembangan Bank Sampah Kalen Duit Sebagai Inkubator Kewirausahaan Hijau untuk Mengatasi Darurat Sampah di Kampung Sapen, Kota Yogyakarta https://www.mayadani.org/index.php/MAYADANI/article/view/249 <p>Program ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan/pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas sumber daya manusia pengurus dan anggota Bank Sampah Kalen Duit, serta mengembangkan kader wirausaha, jaringan/mitra, dan adopsi teknologi di dalam organisasi dan anggotanya. Solusi yang diusulkan adalah penerapan Model Inkubator Kewirausahaan Hijau. Program ini mendorong Bank Sampah Kalen Duit untuk mengadopsi tiga pilar model inkubator kewirausahaan hijau: kewirausahaan hijau, kelembagaan hijau, dan bisnis hijau. Sesuai dengan model ini, kegiatan pengabdian masyarakat meliputi peningkatan kesadaran, pelatihan, benchmarking, dan pendampingan dalam merintis konektivitas dan jaringan kelembagaan lokal, modernisasi tata kelola, adopsi teknologi, dan diversifikasi produk hijau. Program ini bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, motivasi belajar, dan literasi bisnis anggota Bank Sampah Kalen Duit. Program ini juga mampu mendorong dimulainya dan berkembangnya usaha, terutama dalam pembuatan berbagai kerajinan dari bahan daur ulang.</p> Awan Santosa Sumiyarsih Tri Harsini Wahyuningsih Shadrina Hazmi Copyright (c) 2025 Awan Santosa, Sumiyarsih, Tri Harsini Wahyuningsih, Shadrina Hazmi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-10-28 2025-10-28 6 2 8 19 10.33292/mayadani.v6i2.249 Pelatihan Penggunaan E-Instrument Pengukuran Kinerja Penjaminan Mutu Internal Bagi Pengelola Community Learning Center https://www.mayadani.org/index.php/MAYADANI/article/view/241 <p>Pengukuran kinerja community learning centre (CLC) selama ini dilakukan secara eksternal dalam bentuk akreditasi lembaga. Masih jarang lembaga CLC yang melakukan audit mutu internal sendiri. Maka, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengeloa community learning centre dalam menggunakan e-instrumen pengukuran kinerja penjaminan mutu internal. Melalui e-instrument, lembaga akan dapat mengukur sejauh mana kinerjanya secara objektif. Pelatihan ini dilakukan kepada 28 pengelola CLC yang ada di Gunungkidul. Metode pelatihan dengan pendekatan berbasis pengalaman, belajar kooperatif dan praktik langsung mengisi e-instrumen. Hasil dari pelatihan ini, peserta meningkat kesadarannya dalam menggunakan e-instrumen pengukuran kinerja penjaminan mutu internal. masyarakat. Peserta telah mampu mengukur kinerjanya dan melakukan pengambilan keputusan berdasarkan hasil evaluasi dari pengisian e-instrumet tersebut.</p> Fitta Ummaya Santi Entoh Tohani Ariyawan Agung Nugroho Copyright (c) 2025 Fitta Ummaya Santi, Entoh Tohani, Ariyawan Agung Nugroho https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-11-26 2025-11-26 6 2 20 27 10.33292/mayadani.v6i2.241 PKM Edukasi Metode Pecegahan Bullying pada Anak dan Remaja https://www.mayadani.org/index.php/MAYADANI/article/view/263 <p>Fenomena <em>bullying </em>di luar negeri dari tahun 2011 dengan lebih dari 300.000 siswa dari 48 negara berkembang. Menurut data KPAI 87,6 % anak mengaku pernah mengalamikekerasan di lingkungan sekolah dalam berbagai bentuk. Jumlah itu sekitar 25% dari total pengaduan dibidang pendidikan sebanyak 1.480 kasus <em>bullying </em>yang disebut KPAI sebagai bentuk negatif disekolah maupun di Lingkungan. Minimnya Minimnya promosi dalam pencegahan kejadian Bullying terutama Di ASKI Sonopakis. <strong>Solusi </strong>yang di sepakati bersama mitra adalah Sosialisasi terkait bullying dan metode pencegahan bullying di ASKI sonopakis . Metode pengabdian ini melalui beberapa tahapan. Tahap pertama <strong><em>Assesment </em></strong>yaitu pendataan terkait pengetahuan tentang bullying Tahap dua <strong><em>Planning </em>and <em>development </em></strong>Perencanaan dan persiapan terkait program penyuluhan dan sosilaisasi metode pencegahan bullying. Menyusun lembar balik dan membuat media penyuluhan : poster, <em>leaflet,. </em>Menyusun jadwal pelaksanaan program. Mitra berperan turut dalam merencanakan jadwal program. Tahap tiga <strong><em>Implementation </em></strong>pemberian materi berupa Sosialisasi terkait bullying dan metode pencegahan bullying di ASKI sonopakis. Tahap empat <strong><em>Evaluation </em></strong>setelah pelaksanaan sosialisasi dengan cara pendataan kembali pengetahuan terkait bullying dan metode pencegahannya . Target luaran dari pengabdian masyarakat ini adalah adanya publikasi dalam jurnal pengabdian Mayadani, terbit diberita surat kabar kumparan dan vidio kegiatan di youtube UNISA Yogyakarta.</p> Suyani Suyani Luluk Rosida Copyright (c) 2025 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-10-31 2025-10-31 6 2 28 33 10.33292/mayadani.v6i2.263 LENTING (Lintas Generasi Tuntas Stunting) di Balecatur, Gamping, Sleman Yogyakarta https://www.mayadani.org/index.php/MAYADANI/article/view/251 <p>Prioritas kesehatan Kalurahan Balecatur mendukung percepatan penanganan stunting Kabupaten Sleman yang menempati prevalensi urutan ketiga sebesar 15% dari target nasional 14%. Data stunting di wilayah Puskesmas Gamping I sebanyak 204 balita (usia 0-59 bulan). Kalurahan Balecatur memberikan bantuan gizi pada 15 balita secara intensif di tahun 2024 dengan program PMT 56 hari. <strong>Namun demikian,</strong> hanya 33,3% (5 balita) yang mengalami perbaikan sedangkan 66,7 % (10 balita) masih mengalami masalah gizi. Posyandu sudah melakukan pendataan secara rutin namun pengelolaan data secara manual. Kunjungan rumah kader terkendala fasilitas dan kemampuan dalam konseling keluarga. <strong>Selain itu,</strong> kejadian stunting bisa dicegah lebih awal dengan menyiapkan remaja yang sehat namun terhambat dengan perilaku beresiko remaja. Kelompok remaja belum optimal dalam program kesehatan secara rutin. <strong>Akar masalah</strong> yang ditemukan kurangnya kemampuan kader dan Ibu balita dalam manajemen stunting, belum tersedianya pengelolaan posyandu, alat kesehatan dan panduan gizi yang efektif. Kelompok remaja belum diberdayakan menjadi pendidik dan konselor sebaya untuk menjadi agen perubahan mencegah stunting sejak dini.</p> <p><strong>Tujuan </strong>program PMM ini meningkatkan peran kolaborasi mahasiswa melalui program KKN/membangun desa dalam pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan produktifitas, peran dan fungsi dari kelompok posyandu dan kelompok karang taruna untuk penanganan kasus stunting secara terpadu lintas generasi di Kalurahan Balecatur. <strong>Metode </strong>pengabdian dengan <em>Participatory Learning and Action</em> dilakukan dengan tahap <strong>sosialisasi </strong>program pada mitra, <strong>pelatihan</strong> kelompok kader, ibu balita dan remaja, <strong>penerapan teknologi</strong>&nbsp; aplikasi pengelolaan data digital, paket intervensi gizi, alat kesehatan dan pengembangan posyandu dan pembentukan motivator sebaya, <strong>pendampingan dan evaluasi</strong> kemampuan kader, ibu dan remaja dalam menangani stunting <strong>keberlanjutan program</strong> oleh mitra dengan pemberdayaan peran kelompok. Program PMM diikuti oleh sebanyak 42 peserta yang terdiri dari dari 13 Kader posyandu, 14 Ibu balita dan 15 remaja.</p> <p><strong>Hasil pelaksanaan </strong>menunjukkan peningkatan kemampuan kelompok baik pada kelompok kader, ibu balita (pre: 3,21; post: 4,21). Peningkatan paling tinggi pada kemampuan manajemen stress dan terapi pijat nafsu makan. Remaja menunjukkan peningkatan kemampuan yang baik setelah pelatihan pada gizi remaja, life skill, posyandu remaja dan pendidik serta konselor sebaya. Program pemberdayaan kelompok posyandu dan kelompok karang taruna meningkatkan produktifitas, peran dan fungsi kader, ibu balita dan remaja&nbsp; dalam penanganan kasus stunting secara terpadu lintas generasi di Kalurahan Balecatur. Penggunaan aplikasi digital siPandu Lenting meningkatkan efektifitas pengelolaan data posyandu dan kemudahan pelaporan status kesehatan balita&nbsp;dan&nbsp;remaja.</p> <p><strong>Kesimpulan </strong>program pemberdayaan kelompok posyandu dan kelompok karang taruna meningkatkan produktifitas, peran dan fungsi kader, ibu balita dan remaja&nbsp; dalam penanganan kasus stunting secara terpadu lintas generasi di Kalurahan Balecatur.</p> <p><strong>Kata Kunci :</strong> Stunting; Posyandu; Kader; Ibu; Remaja</p> Suryani Suryani Agil Dhiemitra Aulia Dewi Lisa Musharyanti Copyright (c) 2025 Suryani Suryani, Agil Dhiemitra Aulia Dewi, Lisa Musharyanti https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-10-28 2025-10-28 6 2 34 42 10.33292/mayadani.v6i2.251 AKU BERSIH AKU SEHAT PKM Pemberdayaan Usaha Kesehatan Sekolah dalam program Kesehatan Siswa Disabilitas di SLB Negeri 1 Bantul https://www.mayadani.org/index.php/MAYADANI/article/view/250 <p>Penelitian tahun 2020 didapatkan status gizi siswa SLB N 1 Bantul : obesitas 15,3%, overweight 16,9%, thinness 5,1%&nbsp; dan severe thinness 10,2% &nbsp;. Untuk program peningkatan gizi, sekolah sudah mendapatkan bantuan bahan makanan mentah dari pemerintah daerah DIY setiap 1 bulan sekali. Personal hygiene siswa menjadi permasalahan di SLB. Ketrampilan yang terbatas dalam merawat diri pada beberapa kelompok siswa menyebabkan kebersihan diri kurang, yang berpotensi menyebabkan permasalahan kesehatan lainnya. Permasalahan gizi dan personal hygiene perlu menjadi program utama dalam pengembangan UKS di SLB N 1 Bantul saat ini dengan melibatkan siswa, orang tua dan guru.</p> <p><strong>Tujuan </strong>program PKM ini Untuk meningkatkan peran siswa, orang tua dan guru dalam mengembangkan program UKS khususnya tentang gizi dan personal hygiene, meningkatkan pengetahuan dan kemampuan&nbsp; tentang gizi dan personal hygiene, menyediakan fasilitas penunjang program UKS dan sistem yang mencatat data kesehatan siswa termasuk status gizi dan kebersihan diri siswa sehingga dapat digunakan untuk pengembangan program secara personal. <strong>Metode </strong>pengabdian dengan <em>Participatory Learning and Action</em> dilakukan dengan tahap <strong>sosialisasi </strong>program pada mitra, <strong>pelatihan</strong> berupa Pengelolaan UKS, Pelatihan Gizi Anak Berkebutuhan Khusus, Pelatihan personal hygiene pada anak&nbsp; berkebutuhan khusus, Pelatihan strategi pendekatan anak berkebutuhan khusus, <strong>penerapan teknologi</strong>&nbsp; Modul dan media edukasi, aplikasi pengelolaan data digital, paket alat kesehatan UKS, <strong>pendampingan dan evaluasi</strong> kemampuan guru dan orang tua dalam pengelolaan kesehatan siswa, <strong>keberlanjutan program</strong> oleh mitra dengan pengembangan program UKS secara rutin. Peserta Pelatihan terdiri dari 14 orang dari Guru, Pengurus UKS, Orang Tua Wali dan 117 siswa mengikuti program skrening&nbsp;kesehatan.</p> <p><strong>Hasil pelaksanaan </strong>menunjukkan peningkatan kemampuan mitra dalam pengelolaan UKS, pengelolaan gizi anak berkebutuhan khusus, pengelolaan personal higiene, dan strategi pendekatan anak berkebutuhan khusus. Rerata pre sebanyak 2.76 meningkat saat post menjadi 3.21 dengan prosentase peningkatan sebesar 16.67%. Kegiatan PKM memberikan dampak positif dengan memperkuat peran UKS dalam mendukung tumbuh kembang optimal siswa berkebutuhan khusus secara menyeluruh. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam mewujudkan UKS yang inklusif, adaptif, dan mandiri, sekaligus mempererat sinergi antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan anak&nbsp;dissabilitas.</p> <p><strong>Kesimpulan </strong>kegiatan PKM ini memberikan dampak positif dengan memperkuat peran UKS dan meningkatkan kemampuan guru dan orangtua dalam mendukung tumbuh kembang dan kesehatan optimal siswa berkebutuhan khusus.</p> Sri Ratnaningsih Armenia Diahsari Mustaqim Setyo Ariyanto Suryani Suryani Lutfi Nurdian Asnindari Copyright (c) 2024 Suryani Suryani, Sri Ratnaningsih, Armenia Diahsari, Mustaqim Setyo Ariyanto , Lutfi Nurdian Asnindari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-10-29 2025-10-29 6 2 43 48 10.33292/mayadani.v6i2.250 Optimalisasi POSBINDU Penyakit Tidak Menular melalui Pelatihan dan Pendampingan Kader di Sidoluhur, Godean, Sleman https://www.mayadani.org/index.php/MAYADANI/article/view/262 <p>Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Survei Kesehatan Indonesia (2023) mencatat prevalensi hipertensi 30,8% dan diabetes 11,7%. Di wilayah kerja Puskesmas Godean I, Sleman, jumlah lansia dengan hipertensi cukup tinggi. Permasalahan yang ditemukan di Desa Sidoluhur meliputi kegiatan POSBINDU yang masih insidental, pencatatan kesehatan manual, keterbatasan alat pemeriksaan, serta belum tersedianya media edukasi PTM. Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini bertujuan mengoptimalkan POSBINDU melalui pemberdayaan Kader Majelis Kesejahteraan Sosial Aisyiyah dan kelompok swabantu lansia dengan prinsip “dari, oleh, dan untuk kita”. Metode kegiatan meliputi pelatihan, pendampingan, evaluasi, dan penyediaan fasilitas kesehatan. Pelatihan kader dilaksanakan oleh mahasiswa dengan media edukasi yang disiapkan bersama dosen, kemudian dilakukan pendampingan saat pelaksanaan POSBINDU. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian IKU 2 (pembelajaran di luar kampus) dan IKU 5 (penerapan hasil kerja dosen bagi masyarakat). Program berhasil membentuk kelompok swabantu kader lansia, meningkatkan kapasitas kader dalam mengelola POSBINDU, serta menyediakan media edukasi dan alat pemeriksaan kesehatan lansia. Evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader, ditunjukkan oleh skor post-test lebih tinggi dibandingkan pre-test, serta ketersediaan fasilitas kesehatan yang mendukung keberlanjutan POSBINDU PTM.</p> Agil Dhiemitra Aulia Dewi Agustina Rahmawati Wiwik Kusumawati Copyright (c) 2024 Agil Dhiemitra Aulia Dewi, Agustina Rahmawati, Agustina Rahmawati, Wiwik Kusumawati https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-10-29 2025-10-29 6 2 44 56 10.33292/mayadani.v6i2.262 Pemberdayaan Masyarakat Melalui Revitalisasi Kebun Toga dan Diversifikasi Produk Minuman Fungsional Menuju Desa Sehat Mandiri Di Karangtengah, Imogiri, Bantul https://www.mayadani.org/index.php/MAYADANI/article/view/242 <p>Salah satu upaya untuk mendukung kemandirian kesehatan desa yaitu dengan diadakannya kebun Tanaman Obat Keluarga (Toga) seperti halnya yang ada di Kalurahan Karangtengah, Imogiri, Bantul. Meskipun telah diinisasi kebun Toga oleh dosen dan mahasiswa Prodi Farmasi STIKes Akbidyo tahun 2022 namun pengelola kebun kurang optimal dalam pemeliharaannya dikarenakan belum adanya sistem manajemen organisasi yang sistematis dan pembagian kerja yang jelas dari tim pengelola yang sebagian besar adalah kader PKK. Sehingga berdasarkan analisis situasi dan kesepakatan bersama mitra ditetapkan permasalahan utama yaitu manajemen organisasi yang kurang sistematis, belum adanya diversifikasi produk minuman fungsional dan kurangnya keterampilan kader dalam mengelola minuman fungsional. Untuk mengatasi permasalahan tersebut tim memberikan solusi melalui metode sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan monitoring evaluasi.</p> <p> Hasil kegiatan PKM memberikan dampak yang signifikan dan positif terhadap mitra yang diindikasikan dengan terbentuknya Kader Giat Cananga dengan pembagian kerja yang proporsional, terdapat variasi produk minuman fungsional berupa telang squash, secang squash, kunyit asam rempah, es krim herbal dan teh herbal,. Selain itu juga terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengelola kebun Toga, pembuatan minuman fungsional, pengemasan produk dan pembuatan media pemasaran produk.</p> Eni Kartika Sari Beta Ria Erika Marita Dellima Asih Winantu Copyright (c) 2024 Eni Kartika Sari, Beta Ria Erika Marita Dellima, Asih Winantu https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-10-29 2025-10-29 6 2 54 67 10.33292/mayadani.v6i2.242