Media Video Edukasi untuk Meningkatkan Efikasi Diri Anak Tuna Grahita
DOI:
https://doi.org/10.33292/mayadani.v2i2.71Keywords:
Tuna grahita, Video edukasi, Efikasi DiriAbstract
Anak berkebutuhan khusus dengan segala keterbatasannya memiliki kesulitan saat mengikuti pembelajaran. Melalui efikasi diri diharapkan keterbatasan yang menjadi penghalang proses belajar akan mudah dilalui oleh siswa berkebutuhan khusus. Efikasi diri sebagai suatu kompetensi memilki empat dimensi meliputi kognitif, motivasi, afeksi, dan seleksi yang akan mendorong individu untuk berusaha mengatasi hambatan. Dalam upaya membimbing anak tunagrahita menjadi pribadi yang mandiri, penggunaan video edukasi dapat digunakan secara individual, tidak hanya dalam setting sekolah, tetapi juga bisa diputar ulang di rumah melalui panduan dari guru atau cukup mendengarkan uraian narasi dari narator yang telah terekam. Melalui video anak langsung mendapat umpan balik secara visual terhadap kemampuan mereka sehingga mampu mencoba keterampilaan yang diharapkan terbentuk. Video edukasi dirancang sebagai media yang menyajikan audio dan visual berisi pesan dan serangkaian gambar yang menunjukkan contoh cara bersikap dan keterampilan tertentu sebagai bentuk layanan bantuan yang diberikan kepada individu dalam rangka membahas beberapa permasalahan yang sedang terjadi.
Downloads
References
ABKIN. (2007). Penataan Pendidikan Profesional Konselor dan Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Jalur Pendidikan Formal. Depdiknas
Aldwin, C.M. (2007). Stress, Coping, And Development: An Integrative Perspective. Guilford Publications, Inc
Alwisol. (2009). Psikologi Kepribadian. UMM Press
Axford, K.M. (2007). Attachment, Affect Regulation, and Resilience in Undergraduate Students. Dissertation, Walden University, hlm. 64.
Bandura, A. (2002). Self-efficacy: In Changing Societies. Cambridge University Press
Baumrind, D. (2010). The influence of parenting style on adolescent competence and substance use. Journal of Early Adolescence, 11(1), 56-95
Bariyyah, K. (2013). Tingkat Self Efficacy Mahasiswa Bimbingan dan Konseling. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 1(2).
Cormier L.S., Nurius, P.S., & Osborn, C. J. (2012). Interviewing and Change Strategies for helpers (7th Ed). Boston: Brooks/Cole Cengange Learning
Sukardi, D.K, & Nila, K. (2008). Proses Bimbingan dan Konseling di Sekolah. PT Rineka Cipta.
Efendi, M. (2006). Psikopedagogik Anak Berkelainan. Bumi Aksara.
Fauzan, L. (2009). Teknik Modeling. Diakses tanggal 17 September 2021 dengan alamat: http://lutfifauzan.wordpress.com/2009/12/23/teknik-modeling
Feist, & Feist. (2011). Teori Kepribadian Jilid 2. Salemba Humanika.
Hudiyah, A.B.H. (2016). Efikasi Diri Anak Berkebutuhan Khusus yang Berprestasi di Bidang Olahraga. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 4 (2), 161-174
Kustandi, C., & Bambang. S. (2011). Media Pembelajaran; Manual dan Digital. Ghalia Indonesia
Nursalim, M., dkk. (2005). Strategi Konseling. Unesa University Press
Pajares, C.T. (2002). Self-Efficacy Beliefs in Academic Setting. Review of Educational Research. Educational Research Covinal Research Bulletin
Prayitno. (2017). Konseling Profesional yang Berhasil: Layanan dan Kegiatan Pendukung. Rajawali Pers
Roberts, K., A. (2007). Self-Efficacy, Self-Concept, and Social Competence as Resources Supporting Resilience and Psychological Well-Being in Young Adults Reared within the Military Community. Dissertation, Fielding Graduate University, hlm. 18.
Santrock, J.W. (2002). Life Span Development :Perkembangan Masa Hidup Terjemahan. Erlangga
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2021 Romia Hari Susanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








