Media Video Edukasi untuk Meningkatkan Efikasi Diri Anak Tuna Grahita

Authors

  • Romia Hari Susanti Universitas PGRI Kanjuruhan Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33292/mayadani.v2i2.71

Keywords:

Tuna grahita, Video edukasi, Efikasi Diri

Abstract

Anak berkebutuhan khusus dengan segala keterbatasannya memiliki kesulitan saat mengikuti pembelajaran. Melalui efikasi diri diharapkan keterbatasan yang menjadi penghalang proses belajar akan mudah dilalui oleh siswa berkebutuhan khusus. Efikasi diri sebagai suatu kompetensi memilki empat dimensi meliputi kognitif, motivasi, afeksi, dan seleksi yang akan mendorong individu untuk berusaha mengatasi hambatan. Dalam upaya membimbing anak tunagrahita menjadi pribadi yang mandiri, penggunaan video edukasi dapat digunakan secara individual, tidak hanya dalam setting sekolah, tetapi juga bisa diputar ulang di rumah melalui panduan dari guru atau cukup mendengarkan uraian narasi dari narator yang telah terekam. Melalui video anak langsung mendapat umpan balik secara visual terhadap kemampuan mereka sehingga mampu mencoba keterampilaan yang diharapkan terbentuk. Video edukasi dirancang sebagai media yang menyajikan audio dan visual berisi pesan dan serangkaian gambar yang menunjukkan contoh cara bersikap dan keterampilan tertentu sebagai bentuk layanan bantuan yang diberikan kepada individu dalam rangka membahas beberapa permasalahan yang sedang terjadi.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Romia Hari Susanti, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Bimbingan Konseling

References

ABKIN. (2007). Penataan Pendidikan Profesional Konselor dan Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Jalur Pendidikan Formal. Depdiknas

Aldwin, C.M. (2007). Stress, Coping, And Development: An Integrative Perspective. Guilford Publications, Inc

Alwisol. (2009). Psikologi Kepribadian. UMM Press

Axford, K.M. (2007). Attachment, Affect Regulation, and Resilience in Undergraduate Students. Dissertation, Walden University, hlm. 64.

Bandura, A. (2002). Self-efficacy: In Changing Societies. Cambridge University Press

Baumrind, D. (2010). The influence of parenting style on adolescent competence and substance use. Journal of Early Adolescence, 11(1), 56-95

Bariyyah, K. (2013). Tingkat Self Efficacy Mahasiswa Bimbingan dan Konseling. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 1(2).

Cormier L.S., Nurius, P.S., & Osborn, C. J. (2012). Interviewing and Change Strategies for helpers (7th Ed). Boston: Brooks/Cole Cengange Learning

Sukardi, D.K, & Nila, K. (2008). Proses Bimbingan dan Konseling di Sekolah. PT Rineka Cipta.

Efendi, M. (2006). Psikopedagogik Anak Berkelainan. Bumi Aksara.

Fauzan, L. (2009). Teknik Modeling. Diakses tanggal 17 September 2021 dengan alamat: http://lutfifauzan.wordpress.com/2009/12/23/teknik-modeling

Feist, & Feist. (2011). Teori Kepribadian Jilid 2. Salemba Humanika.

Hudiyah, A.B.H. (2016). Efikasi Diri Anak Berkebutuhan Khusus yang Berprestasi di Bidang Olahraga. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 4 (2), 161-174

Kustandi, C., & Bambang. S. (2011). Media Pembelajaran; Manual dan Digital. Ghalia Indonesia

Nursalim, M., dkk. (2005). Strategi Konseling. Unesa University Press

Pajares, C.T. (2002). Self-Efficacy Beliefs in Academic Setting. Review of Educational Research. Educational Research Covinal Research Bulletin

Prayitno. (2017). Konseling Profesional yang Berhasil: Layanan dan Kegiatan Pendukung. Rajawali Pers

Roberts, K., A. (2007). Self-Efficacy, Self-Concept, and Social Competence as Resources Supporting Resilience and Psychological Well-Being in Young Adults Reared within the Military Community. Dissertation, Fielding Graduate University, hlm. 18.

Santrock, J.W. (2002). Life Span Development :Perkembangan Masa Hidup Terjemahan. Erlangga

Downloads

Published

2021-10-29

How to Cite

Susanti, R. H. (2021). Media Video Edukasi untuk Meningkatkan Efikasi Diri Anak Tuna Grahita. Masyarakat Berdaya Dan Inovasi, 2(2), 104–111. https://doi.org/10.33292/mayadani.v2i2.71

Issue

Section

Articles

Citation Check